Prodi PIAUD IAIN Kudus Adakan Seminar Nasional :: Adakan Pagelaran Seni Tari, Mahasiswa PIAUD Tampil Total :: Serangkaian Lomba Ramaikan Anniversary Kawan Insani :: Kirimkan tulisan ke Call For Paper Jurnal Thufula :: Kaprodi PIAUD Ikuti Konferensi Nasional dan Seminar PGRA di Tuban ::

Prodi PIAUD IAIN Kudus Adakan Seminar Nasional

Diposting oleh : PIAUD - STAIN KUDUS
Rabu, 24 Oktober 2018 - 10:29:04 WIB


Keberhasilan pendidikan dan pembelajaran di era disruptif, selain memerlukan regulasi yang baik dan benar, isi pembelajaran sesuai kompetensi yang diperlukan, dan hal lain yang juga sangat diperlukan adalah strategi pendidikan dan pembelajaran. Mahasiswa Piaud sebagai calon pendidik generasi emas perlu diberikan bekal keterampilan yang dibutuhkan agar mampu mengajarkan nilai-nilai dan keterampilan yang dibutuhkan peserta didiknya pada abad 21 kelak, ketika mereka berada pada masa produktif. Dalam rentang 2012-2035, Indonesia mendapat bonus demografi yaitu jumlah usia produktif paling tinggi di antara usia anak-anak dan orang tua. Dengan latar belakang tersebut, kegiatan “Seminar Nasional Prodi Piaud ini mengambil tema “Menyiapkan Calon Pendidik Generasi Emas yang Profesional Menyongsong Era The 4th Industrial Revolution”.
Pelaksanaan kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Lantai 2 Gedung SBSN IAIN Kudus dan dihadiri ketua Himpaudi Kudus, Maryatin, Kepala RA Kabupaten Kudus, dosen-dosen IAIN Kudus serta perwalikan mahasiswa Prodi PIAUD semester 1, 3, 5 dan 9. Kegiatan dimulai pukul 08.30  WIB dengan dipandu oleh MC dari mahasiswa PIAUD semester 5, acara dimulai dengan pembacaan ayat suci al-Qur’an, dan sambutan baik dari Wakil Ketua I IAIN Kudus yang sekaligus membuka acara seminar Prodi.
Seminar diawali dengan penyampaian orasi oleh pemateri pertama Bapak Dr. H. Abdul Karim, M.Pd., Ketua Jurusan Tarbiyah IAIN Kudus. Beliau menyampaikan perihal tantangan-tantangan  yang dihadapi calon pendidik anak usia dini di era Revolusi Industri  4.0. Posisi melek huruf anak Indonesia dibanding negara-negara lain di dunia yang ternyata tertinggal dibanding negara-negara maju sehingga diperlukan pendidikan literasi sejak dini tanpa menafikkan fitrah anak dalam bermain.
Pada sesi kedua, orasi ilmiah dilanjutkan oleh pemateri kedua, Dr. Novan Ardy Wiyani, M.Pd.I, Dosen PIAUD IAIN Purwokerto. Pada orasinya beliau menyampaikan perihal perbedaan generasi milenial dengan generasi dahulu, tantangan yang dihadapi sekarang, karakteristik mahasiswa Piaud, bagaimana mengolah kelebihan dan kekurangan pada diri mahasiswa Piaud sehingga mampu menjawab tantangan jaman di era revolusi Industri yang serba cepat dan instan ini.
Pada sesi ketiga, pemateri oleh Bapak Dedy Andrianto, S.Sos., Konsultan Pendidikan dan Motivator Guru, Ketua PW HIMPAUDI (Himpunan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia) Jawa Tengah. Beliau menyampaikan bagaimana cara mendidik anak usia dini dengan baik pentingnya pendekatan penuh kasih sayang atau cinta. Mereka ada pada usia emas (golden age). Pertumbuhan otak anak pada masa-masa ini mengalami masa yang paling urgen sehingga peran pendidik dan orang tua sangat penting untuk menstimulasi semua aspek perkembangan anak. Di sini arti pentingnya profesionalitas seorang pendidik anak usia dini.
Seminar ditutup dengan sesi tanya jawab baik dari dosen, guru RA serta mahasiswa sangat antusias dibuktikan dengan munculnya pertanyaan-pertanyaan yang berbobot yang diarahkan langsung kepada para narasumber. Dikarenakan waktu yang sangat terbatas hanya dua penanya yang ditanggapi langsung oleh narasumber dengan memberikan jawaban yang sesuai dengan pertanyaan, intinya calon pendidik atau pendidik anak usia dini harus melakukan tugasnya dengan penuh cinta dan kasih sayang pada peserta didik. Dengan berusaha amanah maka itulah disebut profesional. Pendidik harus senantiasa belajar dan meng-update pengetahuan agar sesuai dengan perkembangan jaman. Sudah bukan jamannya pembelajaran terpusat pada guru. Di sini guru hanya sebagai fasilitator, anak dikembangkan kreatifitasnya, kemandiriannya, rasa tanggung jawab dan mampu bekerjasama dengan teman-temannya. Metode sentra-sentra bermain sudah ditinggalkan di banyak negara maju tetapi lebih mendorong siswa melakukan suatu project yang diminatinya hingga tuntas. Demikian uraian singkat pelaksanaan seminar prodi PIAUD yang telah dilaksanakan dengan baik, semoga mampu memberikan manfaat bagi semuanya.




Pengumuman

>> Lihat Semua Pengumuman

Agenda

Rapat Dalam Kantor (Penyelarasan Penyusunan Kurikulum KKNI)
Tgl: 6-3-2018 s/d 6-3-2018
Jam: 16.00 WIB-19.00 WIB

>> Lihat Semua Agenda

Download

Video Youtube